10 Peluang Bisnis Baru Yang Belum Banyak Dipahami

10 Peluang Bisnis Baru Yang Belum Banyak Dipahami

Ngakl terkecuali bagi orang terkenal mereka tak mau tertinggal berseluncur di dunia internet. Namun bagi tokoh terkenal untuk membuat status sudah tentu tak boleh sembarangan bisa-bisa dia mendapatkan kecaman atau bahkan kehilangan banyak fans. Selai itu mereka kadang-kadang tak sempat untuk membikin status atau membalas komentar oleh sebab itu mereka merekrut admin medsos. Makan-makan identik dengan suasana hobi cita seperti pernikahan, wisudaan, ulang tahun dan lain-lain. Di Indonesia memang untuk jual bisnis makanan duka cita belum semarak yang ada di luar negeri.

Marketing ini sengaja dibuat karena sering mendengar keluhan kehilangan kaos kaki di tempat laundry, lingkungan umum bahkan rumah sendiri. Sehingga jika kehilangan satu kaos kaki kita masih punya yang sebelahnya lagi.

Lama kelamaan dia mengembangkan usahanya oleh melakukan promosi lewat media sosial via Facebook, Path dan instagram. Aktivitas tersebut rutin dia laksanakan maka dirinya resign dan menentukan membuka usaha sayuran potong saja.

Pelanggan Takanobi biasanya adalah gadis-gadis sekolah dengan tarif for each jamnya USD10 atau setara dengan Rp131ribu. Bagi Takanobi usahanya tersebut adalah hobinya sehingga dirinya tak merasa bosan mendengarkan curhatan yang berbeda-beda. Tak semua orang mampu mencurahkan isi hatinya ke orang terdekatnya sehingga ia harus menyewa jamaah lain untuk mendengarkan masalahnya. Hingga membuat seorang narapidana bernama Takanobi Nishimoto membangun sebuah usaha rental curhat bernama Ossan rental.


Jika kebanyakan orang ketika mengonsumsi pisang kulitnya dibuang namun tidak bagi segenap orang yang justru mengolah kulitnya untuk dijadikan bahan baku es krim. Ha sido yang terbuat dari kulit pisang ternyata tak terasa pahit dibandingkan jika kita mengonsumsinya begitu saja.

Sehingga jika Kita meniru untuk membuat bisnis jual sayuran siap masak seperti para ibu maka akan banyak yang menjadi peminatnya. Tak ada salahnya Kita mencoba bisnis yang sudah dilakoni oleh Wita Purbaningsih. Dia membuka bisnis terkait karena mengingat sibuknya vida menjalankan aktivitas pagi sebelum berangkat kantor yakni harus memasak terlebih dahulu. Marketing tersebut sudah lama dijalani oleh Throw. com dengan menjalani bisnis yang diberi nama Leftover Sock.

Gagasan bisnis yang dia beri nama Me and Dots ini dia jual through online dan offline. Anda bisa membelinya di Gandaria City dan ITC Mangga Dua sementara online melalui instagram dan website resminya. Keterbatasan dan hambatan seharusnya tidak menghalangi seseorang untuk berbisnis.

Leave a Reply